Pengaman Pantai Lasusua Dibangun, Warga Berharap Abrasi Tak Lagi Mengancam Permukiman

KOLUT- Viralnews84.com Pembangunan pengaman pantai di Kelurahan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, mulai memberikan harapan baru bagi masyarakat pesisir. Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 senilai lebih dari Rp16 miliar itu diharapkan mampu menghentikan laju abrasi yang selama ini mengancam permukiman warga dan fasilitas umum di sepanjang garis pantai.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari. Selain mengendalikan abrasi, pembangunan pengaman pantai juga bertujuan mengurangi risiko banjir rob serta meningkatkan perlindungan kawasan pesisir dari dampak perubahan iklim.

Humas BWS Sulawesi IV Kendari, Rahmat, mengatakan pembangunan tersebut merupakan lanjutan dari penanganan abrasi yang telah dilakukan sebelumnya. Hingga awal Juli 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen.

"Benar, pembangunan pengaman pantai itu merupakan pekerjaan lanjutan dan sudah berjalan lebih dari dua bulan. Total panjang penanganan sekitar 400 meter," ujar Rahmat saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, proyek dimulai pada 14 April 2026 dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender. Pengaman pantai dibangun untuk meredam gelombang pasang sekaligus mencegah abrasi yang terus mengikis daratan di kawasan Lasusua.

"Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu, karena pengaman pantai merupakan infrastruktur yang sangat penting untuk melindungi kawasan pesisir," katanya.

Pembangunan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sulfadli, warga Desa Pitulua, menilai keberadaan pengaman pantai sangat dibutuhkan karena kawasan muara sungai di Lasusua kerap diterjang ombak dan terdampak banjir saat cuaca ekstrem.

"Kalau saya lihat, pembangunan pengaman pantai ini sangat membantu karena bisa melindungi kawasan muara dari terjangan ombak. Mudah-mudahan setelah selesai, abrasi tidak semakin parah," ujarnya.

Warga berharap proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target dengan kualitas pekerjaan yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain melindungi permukiman, keberadaan pengaman pantai juga diharapkan mampu menjaga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan dan perdagangan.



Tim Redaksi


0 Komentar

Posting Komentar