SOPPENG Viralnews84.com – Pemandangan yang kontras terlihat di kawasan Taman Kalong, yang berada di jantung Kota Watansoppeng, Sabtu malam (4/7/2026). Jika beberapa tahun lalu kawasan ini dipadati warga lokal maupun pengunjung dari luar Kabupaten Soppeng, kini suasananya berubah drastis. Malam akhir pekan yang biasanya menjadi waktu paling ramai justru tampak lengang, bahkan terkesan seperti mati suri.
Pantauan di lokasi menunjukkan jalanan di sekitar taman tampak sepi. Lampu taman masih menyala menghiasi kawasan, namun keramaian yang dulu menjadi ciri khas Taman Kalong hampir tak terlihat. Aktivitas masyarakat yang biasanya berkumpul bersama keluarga maupun sahabat kini jauh berkurang.
Tak hanya berdampak pada suasana kota, kondisi tersebut juga dirasakan para pelaku usaha kecil. Pedagang kaki lima yang dahulu memenuhi kawasan Taman Kalong sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat kini sudah tidak terlihat lagi. Mereka telah dipindahkan ke lokasi lain dalam rangka penataan kota.
Namun, menurut sejumlah warga, kebijakan tersebut justru membuat roda perekonomian di sekitar Taman Kalong ikut melemah karena lokasi relokasi dinilai kurang strategis dan minim pengunjung.
Seorang anak muda yang ditemui saat nongkrong di pelataran Masjid Raya Watansoppeng mengaku prihatin melihat kondisi taman kebanggaan masyarakat itu.
"Dulu kalau malam minggu susah cari tempat parkir karena ramai sekali. Orang dari kabupaten tetangga juga datang hanya untuk melihat Taman Kalong. Sekarang malah sepi. Kami masih ingat saat pemerintahan H. Andi Kaswadi, kota ini benar-benar hidup dan indah," ujarnya.
Ia menilai sejumlah ikon Kota Soppeng seperti Bundaran 72, Taman Sutra, Pelataran Masjid Raya, hingga Taman Kalong merupakan bukti pembangunan yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat.
Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut dahulu menjadi destinasi favorit warga untuk bersantai sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat kecil melalui aktivitas para pedagang.
Kini, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat kembali menghadirkan konsep penataan kota yang tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat serta menghidupkan kembali ruang-ruang publik yang pernah menjadi ikon daerah.
Taman Kalong yang dahulu dikenal sebagai salah satu destinasi malam paling ramai di Bumi Latemmamala kini menyisakan kenangan. Di tengah gemerlap lampu taman, suasana lengang pada malam minggu menjadi pemandangan yang memunculkan pertanyaan dari masyarakat: ke mana perginya denyut kehidupan yang dulu begitu melekat di ikon Kota Soppeng ini?
Penulis: Masryadi haya

0 Komentar