Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Desa Soga Terpaksa Andalkan Rakit Penyeberangan untuk Beraktivitas

SOPPENG SULSEL – Viralnews84.com Kondisi akses penghubung antara Desa Soga dan Desa Mariorilau, kecamatan Marioriawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan.

Hingga kini, masyarakat masih harus mengandalkan pincara atau rakit penyeberangan sederhana untuk melintasi sungai karena belum tersedianya jembatan permanen.

Setiap hari, warga yang hendak bekerja, bersekolah, maupun mengurus berbagai keperluan harus menyeberangi sungai dengan rakit seadanya. Bahkan sepeda motor harus diangkut menggunakan rakit agar dapat sampai ke seberang. Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan berisiko terhadap keselamatan masyarakat.

Ancaman semakin besar ketika debit air sungai meningkat akibat hujan. Pada kondisi seperti itu, penyeberangan menjadi sangat berbahaya dan warga terpaksa mempertaruhkan keselamatan demi menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera memberikan perhatian serius dengan membangun jembatan permanen sebagai akses penghubung yang aman dan layak.

"Desa Soga jangan sampai dianak tirikan. Kami juga berhak menikmati pembangunan seperti desa-desa lainnya. Jangan tunggu sampai terjadi musibah baru ada perhatian," ujar salah seorang warga kepada Tim Media Viralnews84 Sabtu 11/7/2026.

Warga juga berharap setiap keluhan yang mereka sampaikan tidak hanya didengar, tetapi benar-benar ditindaklanjuti. Menurut mereka, pemerintah perlu turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan solusi terbaik agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi kesulitan yang sama.

"Kalau masyarakat mengeluh, kami berharap pemerintah segera merespons dan mencarikan solusi terbaik. Jangan sampai keluhan ini hanya menjadi bahan pembicaraan tanpa ada tindakan nyata. Kami hanya ingin akses yang aman untuk anak-anak sekolah, petani, pedagang, dan seluruh masyarakat," ungkap warga.

Sebagai masyarakat yang taat menjalankan kewajiban, termasuk membayar pajak, warga menilai sudah selayaknya mereka memperoleh pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang memadai. Mereka berharap pembangunan jembatan penghubung Desa Soga–Desa Mariorilau segera menjadi prioritas, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada rakit sederhana yang berisiko, terutama saat musim hujan.

Keberadaan jembatan permanen bukan hanya akan mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.



Penulis: Masryadi haya

0 Komentar

Posting Komentar