Gotong Royong Tutup Lubang Jalan, Warga Dusun Telagae Sampaikan Pesan agar Pemerintah Lebih Peka

SOPPENG Viralnews84.com – Kepedulian terhadap kampung halaman kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Telagae, Desa Maccile, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.

Secara swadaya, warga bergotong royong menutup sejumlah lubang di ruas jalan yang selama ini dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut terlaksana berkat masyarakat setempat Dengan semangat kebersamaan, warga membeli material dan bersama-sama melakukan perbaikan seadanya agar jalan dapat dilalui dengan lebih aman.

"Daripada terus menunggu janji yang belum juga terwujud, lebih baik kami kerjakan bersama," ujar salah seorang warga yang enggang du sebutkan namanya, minggu 5/7/2026.

Ungkapan itu mencerminkan harapan masyarakat agar persoalan infrastruktur dasar mendapat perhatian yang lebih serius. Bagi warga, jalan bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan akses pelayanan publik.

Gotong royong yang dilakukan masyarakat tentu patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian dan semangat kebersamaan. Namun, di balik aksi tersebut tersimpan pesan yang tidak bisa diabaikan.

Ketika masyarakat memilih memperbaiki jalan dengan biaya sendiri, hal itu menjadi pertanda bahwa kebutuhan yang mereka rasakan mendesak belum sepenuhnya terjawab.

Perbaikan jalan merupakan bagian dari pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai kewenangannya. Karena itu, sebelum masyarakat mengambil inisiatif secara swadaya, kondisi seperti ini semestinya sudah lebih dahulu menjadi perhatian dan prioritas pemerintah terkait.

Aksi warga Dusun Telagae diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan gotong royong semata, tetapi juga sebagai pengingat bahwa pembangunan akan lebih bermakna apabila dirasakan langsung oleh masyarakat.

 Kehadiran pemerintah tidak hanya diukur dari perencanaan dan penyampaian program, melainkan juga dari seberapa cepat kebutuhan dasar warga dapat ditangani.

Masyarakat berharap pemerintah terkait dan instansi terkait dapat meninjau langsung kondisi jalan tersebut serta menindaklanjutinya dengan perbaikan yang permanen. Sebab, semangat gotong royong adalah kekuatan masyarakat yang patut dijaga, tetapi tidak semestinya menjadi alasan untuk membiarkan warga memikul sendiri beban penyediaan infrastruktur publik.

Gotong royong adalah warisan yang harus dipelihara, tetapi kehadiran masyarakat menutup lubang jalan dengan biaya sendiri hendaknya menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak boleh bergantung pada kesabaran warga semata.


Penulis: Masryadi haya

0 Komentar

Posting Komentar