KOLAKA SULTRA-Viralnews84.com Sebuah truk terguling di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di jalan poros Tolala–Pakue, di wilayah tanjakan Kampung Rante Limbong, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026).
Peristiwa tersebut diduga terjadi saat truk tidak mampu menaklukkan medan tanjakan yang cukup curam, sehingga kehilangan kendali dan akhirnya terguling di sisi badan jalan. Lokasi kejadian memang dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan berat.
“Memang di sini sering kejadian, apalagi kalau truk bermuatan berat. Tanjakannya curam sekali,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan. Sejumlah warga terlihat membantu mengatur arus kendaraan sekaligus melakukan evakuasi awal agar badan jalan tidak sepenuhnya tertutup.
Seorang pengguna jalan yang melintas juga mengaku harus ekstra waspada saat melintasi jalur tersebut. “Kalau tidak hati-hati, bisa berbahaya. Apalagi kalau kendaraan besar, risikonya tinggi,” ungkapnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Selain itu, kondisi dan nasib pengemudi truk juga belum diketahui secara pasti.
Jalur Trans Sulawesi di wilayah Tolala, khususnya di poros Tolala–Pakue Kampung Rante Limbong, memang kerap dikeluhkan pengguna jalan. Selain kondisi jalan yang menanjak dan berkelok, minimnya rambu peringatan, penerangan, serta pengamanan di titik rawan dinilai memperbesar risiko kecelakaan.
Ironisnya, meski insiden serupa disebut sudah berulang kali terjadi, upaya pembenahan di lokasi tersebut dinilai belum maksimal. Pemerintah dan instansi terkait dianggap belum serius menangani persoalan keselamatan di jalur vital penghubung antar daerah ini.
Warga pun mendesak adanya langkah konkret, mulai dari pemasangan rambu peringatan yang memadai, penambahan jalur penyelamat (escape lane) untuk kendaraan berat, hingga pengawasan ketat terhadap kendaraan bermuatan besar yang melintas.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru serius ditangani. Ini jalur ramai, harusnya jadi prioritas,” tegas seorang warga.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan Trans Sulawesi, khususnya di titik rawan seperti tanjakan Tolala, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang perlu segera diselesaikan.
Laporan: P. Budi setyawan
Penulis: Masryadi haya/Red

0 Komentar