TRAGIS DI LAUT SULAWESI! KM Intan Celebes Tenggelam di Lintasan Bajoe – Poleang, Pemerintah Masih Bungkam

BOMBANA SULTRA-Viralnews84.com Kabar duka kembali menyelimuti perairan Sulawesi.

Sabtu, 14 Februari 2026, kapal kayu KM Intan Celebes dilaporkan tenggelam di lintasan Bajoe – Poleang, kecamatan Poleang, kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. 

Kapal yang diketahui bernama KM Intan Celebes itu berangkat dari Pelabuhan Bajoe di wilayah Bone, Sulawesi Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Insiden terjadi saat kapal sudah berada tidak jauh dari wilayah perairan Poleang.

Berdasarkan informasi sementara yang beredar di masyarakat dan nelayan setempat, kapal kayu tersebut diduga mengalami kendala di tengah pelayaran sebelum akhirnya tenggelam. Video detik-detik kapal tenggelam bahkan disebut telah beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan warganet. Namun hingga kini, penyebab pasti kejadian masih belum diketahui dan menunggu kepastian dari pihak berwenang.

Laporan awal menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dan awak kapal dikabarkan berhasil menyelamatkan diri, meskipun sempat terjadi kepanikan saat proses evakuasi berlangsung di tengah laut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun otoritas pelabuhan terkait kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti penumpang, serta penyebab tenggelamnya kapal. Kondisi ini memicu tanda tanya publik, mengingat insiden terjadi di jalur pelayaran yang cukup padat.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras akan pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal-kapal tradisional yang masih banyak digunakan di wilayah kepulauan Sulawesi. Masyarakat berharap ada investigasi menyeluruh, termasuk evaluasi kelayakan kapal, standar keselamatan, serta kelengkapan alat penyelamatan di setiap armada laut.

Warga pesisir pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat jalur laut Bajoe – Poleang merupakan rute vital bagi aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat antar provins



Penulis: Masryadi haya/Red

Laporan: Samir kaperwil VN Sultra

Sumber: Budi setiawan Tim VN Sultra

0 Komentar

Posting Komentar