SOPPENG SULSEL- Viralnews84.com Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng, Rusman S.Sos., M.Si, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian pada BKPSDM Kabupaten Soppeng, diduga menjadi korban pengancaman dan penganiayaan oleh salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Soppeng.
Dugaan peristiwa tersebut mencuat ke publik setelah beredar luas di media sosial, khususnya melalui TikTok dan Facebook, berupa rekaman video pengakuan korban yang kini menjadi perhatian masyarakat.
Dalam keterangannya, Rusman mengungkapkan bahwa dirinya didatangi langsung di ruang kerjanya oleh seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Soppeng berinisial AMF, bersama seorang rekannya berinisial ABD, pada 24 Desember 2025.
Kedatangan AMF dan ABD, menurut Rusman, bertujuan mempertanyakan penetapan status kerja saudara ABD dalam skema PPPK paruh waktu. Rusman mengaku telah memberikan penjelasan sesuai dengan aturan dan mekanisme resmi kepegawaian yang berlaku.
Namun, penjelasan tersebut diduga tidak diterima dengan baik. Situasi di dalam ruangan kemudian memanas. Berdasarkan pengakuan Rusman dalam video yang beredar, AMF diduga melempar kursi jenis futura dan menendang bagian perut korban.
Merasa terancam dan mengalami kekerasan fisik, Rusman akhirnya menempuh jalur hukum. Pada 28 Desember 2025, ia secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Soppeng.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan laporan tersebut. Pihak terlapor berinisial AMF maupun rekannya ABD juga belum memberikan pernyataan atau klarifikasi kepada publik.
Kasus ini menuai sorotan luas karena rekaman pengakuan korban telah tersebar di ruang digital dan memicu reaksi keras warganet. Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum agar perkara ini diusut secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi kepentingan apa pun.
Penulis: Masryadi haya
