Foto Animasi
SOPPENG SULSEL-Viralnews84.com Jum'at 13/2/2026. Kabupaten Soppeng kembali menjadi perbincangan publik menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Sejumlah warga mempertanyakan kepastian kebijakan pemerintah daerah terkait operasional Tempat Hiburan Malam (THM), khususnya rumah bernyanyi yang hingga kini disebut-sebut masih beraktivitas seperti biasa.
Ramadan tinggal menghitung hari, namun masyarakat mengaku belum melihat adanya pengumuman resmi atau penerbitan surat edaran terkait pembatasan maupun penutupan sementara THM selama bulan suci. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah tempat hiburan malam tetap akan beroperasi selama Ramadan?
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan warga berada di wilayah Lollo’e, yang dikenal di kalangan anak muda dengan sebutan “room Mbak Yuni”. Berdasarkan keterangan warga sekitar, tempat tersebut diduga beroperasi hingga dini hari. Selain itu, muncul dugaan adanya peredaran minuman keras di lokasi tersebut. Namun demikian, informasi ini diharapkan dapat diklarifikasi secara resmi oleh pihak berwenang agar tidak berkembang menjadi spekulasi liar.
Masyarakat menilai, apabila benar terjadi pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang ketertiban umum maupun aturan terkait peredaran minuman beralkohol, maka aparat penegak hukum dan instansi terkait perlu mengambil langkah tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sejumlah elemen pemuda di Soppeng juga menyampaikan keprihatinan mereka. Mereka berharap nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal tetap dijaga, terlebih mayoritas masyarakat Soppeng beragama Islam. Ramadan dinilai sebagai momentum untuk memperkuat toleransi, menghormati ibadah umat Muslim, serta menjaga ketertiban dan ketenangan lingkungan.
Publik pun meminta peran aktif aparat, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk melakukan pengawasan dan penertiban bila ditemukan pelanggaran. Penegakan aturan diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih, demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu pernyataan resmi dari pemerintah daerah dan aparat terkait mengenai kebijakan operasional tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Kejelasan sikap dan langkah konkret dinilai penting untuk mencegah polemik serta menjaga situasi tetap kondusif di Bumi Latemmamala.
Penulis: Masryadi haya

0 Komentar