KOLAKA SULTRA Viralnews84.com Kekesalan warga di kawasan industri PT. INDONESIA POMALAA INDUSTRY PART (IPIP) di Desa Oko-Oko kecamatan pomalaa kabupaten kolaka Sulawesi Tenggara, semakin memuncak.
Debu tebal yang setiap hari menyelimuti jalan dan permukiman disebut sudah mencapai level yang benar-benar mengkhawatirkan. Warga menilai situasi ini tidak lagi sebatas gangguan, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan keselamatan.
Menurut penuturan warga, debu yang berasal dari aktivitas kendaraan berat pengangkut pasir dan material timbunan diduga tidak ditangani dengan baik. Truk-truk besar yang berlalu-lalang tanpa henti membuat udara di sepanjang jalan berubah menjadi kabut debu yang pekat, terutama pada siang hari.
“Setiap hari kami hirup debu. Rumah kotor, pakaian kotor, anak-anak batuk. Pemerintah ke mana? Kenapa dibiarkan seperti ini?” ujar salah satu warga yang kesal saat di konfirmasi sama awak media, rabu/10/12/2025
Warga juga menilai bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk mengontrol aktivitas kendaraan berat tersebut. Penyiraman jalan dinilai minim, pengawasan muatan disebut longgar, dan penegakan aturan dianggap tidak berjalan.
Situasi ini membuat banyak warga merasa seolah-olah keselamatan mereka dikorbankan.
“Kalau kondisi begini dibiarkan, berarti keselamatan masyarakat tidak dianggap penting,” kata warga lainnya.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata—mulai dari penyiraman rutin, pengetatan pengawasan kendaraan besar, hingga memastikan setiap muatan ditutup sesuai aturan. Warga menegaskan bahwa masalah debu ini tidak bisa lagi dianggap sepele karena dampaknya langsung mereka rasakan setiap hari.
Protes warga diperkirakan akan terus meningkat bila tidak ada respons cepat dan tindakan konkrit dari pihak terkait.
Laporan: Masryadi haya/Red


0 Komentar