SOPPENG | Viralnews84.com — Persoalan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Soppeng membutuhkan penanganan lintas sektor. Tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan, tetapi juga memerlukan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, Jasa Raharja serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Kantor Gabungan Dinas Soppeng. Forum tersebut menjadi wadah koordinasi untuk membahas berbagai persoalan lalu lintas dan angkutan jalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Soppeng Muhammad Ihsan, S.STP., M.Si., CPSp., Kasat Lantas Polres Soppeng, Kepala Cabang Jasa Raharja Watampone, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah.
Di antaranya Dinas PMPTSP, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas PUPR, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, serta Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.
Forum tersebut mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Lancar.”
Plt. Kepala Dishub Soppeng Muhammad Ihsan mengatakan, persoalan lalu lintas memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor sehingga tidak dapat ditangani secara parsial.
“Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi, koordinasi dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder agar berbagai persoalan lalu lintas dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan,” kata Ihsan.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah aspek yang berkaitan langsung dengan kondisi lalu lintas di Kabupaten Soppeng.
Pembahasan mencakup keselamatan pengguna jalan, kelancaran arus kendaraan, kondisi serta fasilitas jalan, pengaturan lalu lintas, angkutan jalan hingga ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.
Kehadiran unsur kepolisian, Jasa Raharja dan sejumlah perangkat daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi sehingga penanganan persoalan lalu lintas tidak berjalan sendiri-sendiri.
Masing-masing instansi diharapkan dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya, terutama dalam menangani persoalan yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Dishub Soppeng juga mendorong agar Forum LLAJ tidak hanya menjadi agenda pertemuan dan pertukaran informasi. Setiap persoalan yang dibahas diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui rekomendasi dan langkah konkret di lapangan.
Forum tersebut selanjutnya diharapkan mampu menjadi ruang untuk memetakan persoalan, mengevaluasi kondisi lalu lintas, sekaligus merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan transportasi yang berkembang di masyarakat.
Penguatan koordinasi juga dinilai penting untuk menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dengan sinergi antarinstansi yang semakin kuat, penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Soppeng diharapkan dapat berjalan lebih tertib, aman dan lancar.
Pada akhirnya, langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Kabupaten Soppeng.
Masryadi haya/Red

0 Komentar