SOPPENG-Viralnews.com Sebuah proyek irigasi dikerjakan di Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, kini menuai sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut tidak dilengkapi papan informasi kegiatan dan kualitas pekerjaannya diduga jauh dari standar.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, pekerjaan berjalan tanpa pengawasan ketat. Para pekerja bahkan tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana mestinya.
Salah satu pekerja yang ditemui di lokasi mengaku tidak pernah menerima APD dari pihak pelaksana.
“Tidak ada APD, kami hanya disuruh kerja biasa saja,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa panjang pekerjaan tersebut diperkirakan mencapai 700 meter ujarnya saat ditemui awak media pada Jumat, 7 November 2025.
Sementara itu, ketua kelompok tani yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku tidak mengetahui sumber anggaran proyek tersebut.
“Kami tidak tahu itu anggaran dari mana, kita hubungi saja saudara "A" Beliau yang tau semuanya,” ungkap salah satu ketua anggota kelompok tani setempat.
Tim media coba menghubungi saudara "A" Melalui via whatsapp tapi gak ada jawaban sama sekali, di telpon tidak di angkat, di chat pun tidak di balas.
Sementara Seorang warga Sekitar lokasi proyek tersebut yang enggan disebut namanya juga turut menyoroti proyek tersebut.
“Kalau proyek resmi, seharusnya ada papan informasi agar masyarakat tahu sumber dananya. Ini tidak jelas, dan pekerja pun tanpa pengaman,” ujarnya dengan nada kecewa.
Masyarakat pun mulai bertanya-tanya, apakah proyek ini proyek siluman? Tanpa papan informasi, tanpa transparansi, dan dengan mutu pekerjaan yang dipertanyakan, masyarakat menilai pelaksana proyek seolah membodohi publik.
Waega berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan meninjau proyek tersebut, agar pelaksanaannya sesuai aturan dan transparan. Proyek tanpa papan informasi jelas menyalahi aturan dan berpotensi membuka ruang penyimpangan anggaran.
“Jangan membodohi masyarakat. Kami ingin tahu sumber anggarannya dan siapa pelaksananya,” tegas salah seorang warga.
Sampai berita ini di terbitkan tim media belum mendapatkan informasi dari pihak pelaksana.
Penulis:Masryadi/Red

