SOPPENG SULSEL | Viralnews84.com – Dugaan tindakan tidak menyenangkan terhadap insan pers kembali menjadi sorotan. Seorang oknum wartawan diduga diusir secara paksa oleh oknum petugas keamanan (security) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Soppeng saat jam istirahat pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut memicu reaksi dari sejumlah wartawan dan insan pers yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan pelayanan publik yang humanis serta menghormati profesi jurnalistik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat wartawan berada di lingkungan Pengadilan Negeri Soppeng, oknum security diduga meminta wartawan keluar dari area tersebut. Dalam peristiwa itu, juga terdengar ucapan yang kemudian menjadi perhatian berbagai kalangan.
" Silahkan Keluar ini pemerintah bos," ujar oknum security sebagaimana disampaikan oleh pihak yang berada di lokasi.
Ucapan tersebut menuai beragam tanggapan. Sejumlah insan pers menilai setiap petugas yang bertugas di instansi pemerintah maupun lembaga peradilan tetap harus mengedepankan etika, sopan santun, dan menghormati profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Di Bumi Latemmamala yang dikenal menjunjung tinggi adat, budaya, dan nilai saling menghormati, sikap yang terkesan arogan dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Pendidikan yang tinggi seharusnya dibarengi dengan sikap menghargai sesama tanpa memandang profesi.
Sejumlah Insan pers menegaskan bahwa wartawan bukan musuh negara maupun musuh pemerintah. Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, melakukan kontrol sosial, serta turut mengawal jalannya pemerintahan yang bersih dan transparan.
Kebebasan pers juga dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga setiap wartawan yang menjalankan tugas sesuai kode etik profesi berhak memperoleh perlindungan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Salah seorang insan pers menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Jangan intimidasi wartawan. Wartawan bukan musuh negara, bukan musuh pemerintah. Kalau bersih, kenapa risih?" tegasnya.
Sejumlah wartawan juga mendesak agar pimpinan Pengadilan Negeri Soppeng melakukan evaluasi terhadap oknum security apabila dugaan tersebut terbukti. Mereka berharap seluruh petugas pelayanan publik dapat mengedepankan komunikasi yang baik serta menghormati setiap profesi, termasuk insan pers.
Insan pers berharap hubungan antara lembaga negara dan media tetap terjalin secara profesional dan saling menghormati. Pers bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk mencari permusuhan. Kritik dan pemberitaan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dalam negara demokrasi.
Masryadi haya/Red

0 Komentar