KOLAKA TIMUR | Viralnews84.com — kamis 20/8/2026. Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di SDN 2 Putemata, Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sekolah yang berada di Jalan Poros Ladongi–Rate-Rate tersebut dinilai masih kekurangan sejumlah fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Hal itu disampaikan Kepala SDN 2 Putemata, Andi Eka R lina, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, kamis 20/8/2026.
Ia mengatakan, pihak sekolah masih sangat membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya terkait pembangunan gedung kelas, perumahan guru, kamar mandi umum, serta penataan halaman sekolah.
“Masih banyak yang kami butuhkan, seperti gedung kelas, perumahan guru dan kamar mandi umum. Halaman sekolah juga belum pernah dicor maupun dipasang paving block,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup memengaruhi kenyamanan lingkungan sekolah, baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah Kabupaten Kolaka Timur melalui Dinas Pendidikan dapat segera turun langsung melihat kondisi sekolah dan kebutuhan yang ada di lapangan.
“Kami berharap pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan, segera turun melihat keadaan sekolah kami. Kami sangat berharap ada perhatian dan bantuan untuk memenuhi fasilitas yang masih kurang,” harapnya.
Pihak sekolah menilai pembangunan sarana pendidikan bukan hanya soal memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman dan layak bagi para siswa.
Untuk itu, diharapkan adanya tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur agar kebutuhan SDN 2 Putemata dapat menjadi perhatian dalam program pembangunan pendidikan ke depan.
Masyarakat dan pihak sekolah pun berharap pemerintah tidak hanya melihat kondisi sekolah dari laporan administrasi, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebutuhan sarana dan prasarana sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Lokasi: Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Reporter: NASRUN song, Biro Kolaka Timur Redaksi: Masryadi haya


0 Komentar