Viral Di Medsos, Video Hotman Paris Singgung Kewartawanan, Tuai Beragam Reaksi Publik


SOPPENG SULSEL Viralnews84.com Selasa/21/7/2026. Sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang menampilkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi viral di berbagai platform media sosial. Video tersebut ramai diperbincangkan setelah memperlihatkan Hotman melontarkan pernyataan, "Kewartawanan siapa kamu, kamu tidak bisa membumkan institusi."

Potongan video yang beredar luas itu memicu beragam tanggapan dari masyarakat, terutama di kalangan insan pers. Sebagian warganet mempertanyakan maksud pernyataan tersebut dan menilai ucapan itu berpotensi menimbulkan kesan meremehkan profesi wartawan. Namun, tidak sedikit pula yang mengingatkan agar publik tidak langsung menyimpulkan isi pernyataan tanpa mengetahui konteks pembicaraan secara utuh.

Dalam sistem demokrasi, pers memiliki peran yang sangat penting sebagai pilar keempat demokrasi. Fungsi pers tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga melakukan kontrol sosial, memberikan edukasi, serta mengawasi jalannya pemerintahan maupun berbagai lembaga demi kepentingan publik. Peran tersebut dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang memberikan kemerdekaan kepada wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, profesi advokat atau pengacara juga memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sistem hukum Indonesia. Seorang advokat bertugas memberikan pendampingan, pembelaan, serta perlindungan hukum kepada klien berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Profesi tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Kedua profesi tersebut sejatinya memiliki fungsi yang berbeda, namun sama-sama bertujuan menegakkan nilai keadilan dan kepastian hukum. Wartawan bekerja menggali fakta untuk disampaikan kepada masyarakat melalui proses jurnalistik yang mengedepankan prinsip keberimbangan, verifikasi, dan kepentingan publik. Sementara advokat menjalankan tugas membela kepentingan hukum klien sesuai hak-haknya di hadapan hukum.

Perbedaan pandangan maupun argumentasi antara wartawan dan pengacara merupakan hal yang lumrah dalam praktik kehidupan demokrasi. Namun demikian, etika profesi, sikap saling menghormati, dan komunikasi yang santun tetap menjadi fondasi utama agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun polemik di tengah masyarakat.

Masyarakat juga diingatkan agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Potongan video berdurasi singkat kerap kali tidak menggambarkan keseluruhan konteks sebuah pernyataan. Karena itu, penting untuk melihat rekaman secara utuh sebelum memberikan penilaian atau menyebarkan opini yang belum tentu sesuai dengan fakta sebenarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat kabar klarifikasi resmi dari Hotman Paris Hutapea terkait potongan video yang viral tersebut maupun penjelasan mengenai konteks lengkap pernyataannya. Apabila klarifikasi telah disampaikan, media berkewajiban menyajikannya sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

Terlepas dari polemik yang berkembang, publik berharap hubungan antara insan pers dan kalangan advokat tetap berjalan secara profesional. Kedua profesi memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat, sehingga saling menghormati peran masing-masing merupakan bagian penting dalam menjaga iklim demokrasi, penegakan hukum, serta kebebasan pers di Indonesia.



Penulis: Masryadi haya/Red

0 Komentar

Posting Komentar