Petani Jagung Desa Lara Menjerit Dilanda Kekeringan, Harap Bantuan Pompa Air dari Dinas Pertanian

KOLAKA TIMUR | Viralnews84.com Kekeringan yang berkepanjangan mulai membuat para petani jagung di Desa Lara, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, resah. Hampir lima bulan tanpa hujan membuat lahan pertanian warga kekurangan pasokan air dan mengancam hasil panen.

Kondisi tersebut membuat petani mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman jagung mereka. Saluran air yang diharapkan dapat mengairi lahan pertanian kini tidak mampu memenuhi kebutuhan akibat kemarau yang berlangsung cukup lama.

Salah seorang petani mengungkapkan, kondisi kekeringan yang terjadi membuat masyarakat semakin kesulitan mempertahankan tanaman jagung yang telah mereka tanam.

“Sudah hampir lima bulan kami tidak merasakan hujan. Kami sangat menderita karena air tidak masuk ke lahan pertanian kami,” keluhnya.

Menurutnya, petani sebenarnya masih memiliki harapan agar tanaman jagung yang sudah ditanam dapat bertahan hingga masa panen. Namun, tanpa dukungan sarana pengairan, harapan tersebut semakin sulit diwujudkan.

Karena itu, masyarakat Desa Lara berharap Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Timur segera memberikan bantuan berupa Alkon, pompa air, serta selang yang dapat digunakan untuk menyedot dan mengalirkan air ke lahan pertanian.

“Harapan kami kepada Dinas Pertanian agar segera mengalokasikan bantuan pompa air atau Alkon dan selang. Dengan adanya bantuan tersebut, kami bisa mengairi lahan sehingga tanaman jagung kami tetap bisa tumbuh dan dipanen,” harapnya.

Petani menilai bantuan peralatan pertanian tersebut sangat dibutuhkan dalam kondisi kekeringan seperti saat ini. Pompa air dapat menjadi solusi sementara bagi petani untuk memperoleh sumber air dari lokasi yang masih memiliki ketersediaan air.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat persoalan kekeringan sebagai fenomena musiman, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk membantu petani yang menggantungkan penghasilan dari hasil pertanian.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi, kekeringan dikhawatirkan dapat menyebabkan tanaman jagung mengalami kerusakan hingga gagal panen. Dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh petani dan keluarganya.

Petani Desa Lara pun berharap pemerintah melalui Dinas Pertanian segera turun ke lapangan melihat kondisi lahan mereka sekaligus memberikan bantuan sarana pengairan yang dibutuhkan.

“Kami hanya ingin tanaman kami bisa bertahan sampai panen. Kami berharap pemerintah hadir dan membantu kami menghadapi kekeringan ini,” tutupnya.


Reporter: Nasrun song

Redaksi: Masryadi haya

0 Komentar

Posting Komentar