SOPPENG – Viralnews84.com Ketua LSM LIDIK, Gasali Makkaraka, mengkritik penerapan aplikasi Setara oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng yang dinilai menyamakan sistem penilaian kinerja guru dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada umumnya. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji ulang karena karakteristik pekerjaan guru berbeda dengan pegawai yang bekerja di sektor administrasi pemerintahan.
Gasali menegaskan bahwa guru memiliki tugas, tanggung jawab, dan mekanisme kerja yang diatur melalui sistem pendidikan nasional, termasuk kalender akademik yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan proses belajar mengajar.
"Guru tidak bisa disamakan dengan ASN pada umumnya karena memiliki aturan kerja yang berbeda. Kinerja guru seharusnya diukur berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga pendidik, bukan semata-mata menggunakan pola yang diterapkan kepada seluruh ASN," ujar Gasali, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, penerapan sistem yang seragam berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam penilaian kinerja karena tidak mempertimbangkan kondisi dan beban kerja masing-masing profesi. Ia menilai guru memiliki tanggung jawab yang tidak hanya terbatas pada kehadiran di sekolah, tetapi juga mencakup perencanaan pembelajaran, evaluasi, pembinaan siswa, serta berbagai tugas pendidikan lainnya.
Gasali meminta Pemerintah Kabupaten Soppeng melakukan kajian menyeluruh terhadap implementasi aplikasi Setara agar kebijakan yang diterapkan tidak bertentangan dengan mekanisme kerja tenaga pendidik yang telah diatur dalam regulasi pendidikan.
"Tujuan meningkatkan disiplin dan kinerja ASN tentu baik, tetapi penerapannya harus memperhatikan karakteristik setiap profesi. Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru menimbulkan keluhan dan kesan bahwa guru diperlakukan sama dengan ASN administratif, padahal tugas dan sistem kerjanya berbeda," tegasnya.
LSM LIDIK berharap pemerintah daerah membuka ruang dialog dengan para guru dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan sebelum menerapkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap tenaga pendidik. Dengan demikian, sistem penilaian kinerja yang diterapkan dapat berjalan lebih adil, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan.
Penulis: Masryadi haya

0 Komentar