BANGKA TENGA-Viralnews84.com Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Penyak, Dairi, S.H. atau yang akrab disapa Bung Dodoy, membantah pernyataan seorang oknum dosen yang videonya viral di media sosial terkait lokasi pembangunan KDMP Desa Penyak.
Dalam video tersebut, oknum dosen dari salah satu kampus di Bangka Belitung itu menyebut lokasi KDMP berada di “semak-semak” dan menghadap laut sehingga dinilai tidak strategis untuk aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal itu, Bung Dodoy menyayangkan pernyataan tersebut yang dinilainya terlalu sempit dalam melihat potensi pembangunan desa.
“Kami sangat menyayangkan adanya narasi yang terkesan menyesatkan publik tanpa melihat langsung kondisi dan potensi wilayah secara menyeluruh. Seorang pendidik seharusnya memberikan pandangan yang objektif dan membangun, bukan justru menggiring opini negatif,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, lokasi KDMP Desa Penyak justru sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 100 meter dari kawasan pemukiman masyarakat dan lingkungan sekolah. Selain itu, kawasan tersebut berada di jalur yang memiliki potensi pengembangan sektor UMKM dan pariwisata desa.
“Konsep pembangunan KDMP bukan hanya sekadar koperasi biasa. Di lokasi tersebut nantinya akan dibangun Kopdesmart, pusat UMKM, rest area wisata, bengkel, hingga tempat pencucian mobil dan motor. Jadi masyarakat maupun pengunjung wisata dapat singgah dan berbelanja di sana,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan KDMP Desa Penyak merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang telah dirancang dengan mempertimbangkan potensi jangka panjang wilayah tersebut.
Bung Dodoy juga mengajak semua pihak untuk mendukung pembangunan desa secara positif dan tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu tanpa data dan pemahaman yang utuh.
“Kalau melihat pembangunan hanya dari kondisi hari ini tanpa memikirkan pengembangan ke depan, tentu pola pikir seperti itu akan menghambat kemajuan desa. Yang kami bangun adalah ekosistem ekonomi masyarakat untuk masa depan,” tegasnya.
Ia berharap polemik tersebut tidak memecah fokus masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan desa dan penguatan ekonomi kerakyatan di Desa Penyak.
Laporan: Romainur VN

0 Komentar